Pembelian Terburuk

Sekitar pertengahan Februari lalu, Na pergi ke Gramedia buar nyari Supernova: Petir. Because disana gak ada stocknya, Na beli buku lain. Dari ribuan buku yang terpajang, Na seperti terpanggil-panggil oleh satu buku yang fenomenal. Yang jadi New York times best seller.

Seri ketiga Twilight Saga Eclipse adalah buku yang Na beli.
image

Na punya seri pertamanya. Dan menurut Na ceritanya sangat bagus, jadi na pikir pasti seri ketiga yang lebih tebal dari Al-Qur’an pasti juga bagus. Kesimpulannya: idiot!

Sebelum beli buku biasanya baca dulu review nya di goodreads atau apalah situs-situs seperti itu buat referensi tu buku bagus atau enggak. Dan skali lagi,idiotnya, meski reviewnya dah dibaca, na gak mikir lama buat beli aja tuh buku.

Na mikirnya, liat banyak orang gak suka Eclipse, bukan berarti tu buku menyedihkan. Kan selera orang beda-beda. Terlebih didalam jiwa raga Na ada ruh seorang fangirl, yang biasanya, kasih jempol buat fanfiction sealay apapun ceritanya.

Berarti, ini dah hampir satu bulan Na membeli buku itu. Heugh! Dan  Na baru baca seperempatnya aja. Males baca selanjutnya. Ceritanya muter-muter membosankan.

So yawnsome!

Ngantukin bingiiiiit sodara-sodara! Harry Potter And The Orde of The Phoenix padahal jauuh lebih tebal, tapi tu buku gak ngebosenin. Beda dengan ini.

Edward bener-bener annoying banget. Protektifnya mencengangkan. Dan memang ada hal yang masih butuh jawaban. Apa sih lebihnya Isabella Swan? Tak ada kepandaian apapun, clumsy dan tidak cantik- tapi jadi rebutan 2 namja tampan. Yah, meski memang faktanya, dua namja tampan itu bukan manusia normal.

Yang menarik cuma bagian Bella hangout sama Jacob. Percakapan diantara keduanya lumayanlah.
Yang ini terutama

Na pake bahasa Inggris yaw…
Jacob : You never see a fish trying to kiss… The Eagle
Bella : Maybe the fish was trying. Eagles are good looking birds. You know?
Jacob: Is that what it comes down to? Good looks?
Bella: Don’t be stupid, Jacob!

Mwo? Jacob stupid?! Yang benar saja. Jacob benar. Di dua buku sebelumnya apa-apaan coba.

Twilight hal.99
“It was hard to believe that someone so beautiful could be real.”

Hal.91
He must see how absorbed I was by him.

Hallah… Hampir semua kekaguman Bella kepada Edward ya karena di cerita Edward tampannya ibarat wajah para dewa. Dewa dari Hongkong?

Kenapa bisa buku ini jadi best seller? a big WHY!
Oklah selera orang itu relatif, tapi kalau begitu tidak ada standar valid buku itu bagus atau enggak!

Terlepas dari bukunya yang yawn-some itu, pulang dari Gramedia, Na agains ujan yang guede sama halilintar yang kerasnya maksimal.
Badan panas dan pileg selama satu minggu. Such a worst purchase!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s